Sepuluh Siswa MTsN 2 Kota Padang Ikuti Pembukaan Pesantren Ramadhan Khusus di Masjid Agung Nurul Iman

MTsN 2 Kota Padang, Humas — Sepuluh Siswa MTsN 2 Kota Padang mengikuti kegiatan pembukaan Pesantren Ramadhan Khusus tingkat Kota Padang yang dipusatkan di Masjid Agung Nurul Iman Padang, Jln Imam Bonjol dan Jln. M. Husni Thamrin Belakang Pondok, Padang Selatan, Senin (23/02/26)

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Padang, H. Maigus Nasir dan dihadiri oleh jajarannya Kabag Kesra pemko Padang, Kadis Pendidikan Kota Padang, Kadis Kominfo kota Padang, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Padang, Pengawas sekolah/ madrasah, Kepala MTsN 2, MTsN 4, MTsN 6 Padang dan Kepala SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3, SMPN 4, SMPN 5, dan SMPN 9 Padang beserta puluhan siswa peserta dari MTs dan SMPN yang diundang.

Maigus Nasir dalam sambutannya, menekankan pentingnya pendidikan karakter melalui kegiatan keagamaan yang terintegrasi, termasuk program Smart Surau yang menjadi penguatan pembinaan generasi muda di Kota Padang.

“Pesantren Ramadhan dan program Smart Surau adalah bagian dari ikhtiar kita membangun karakter generasi muda yang berakhlak mulia. Pendidikan tidak hanya soal akademik, tetapi juga pembiasaan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, dan kepedulian sosial. Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir generasi yang cerdas dan berkarakter kuat,” ujar Maigus dalam arahannya.

Sementara itu, Kakankemenag Kota Padang, H. Edy Oktafiandi menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pesantren Ramadhan karena dinilai sejalan dengan Asta Protas Kementerian Agama, khususnya dalam mewujudkan pelayanan keagamaan yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Pesantren Ramadhan ini sangat selaras dengan Asta Protas Kementerian Agama tentang pelayanan keagamaan yang berdampak. Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi benar-benar menyentuh pembinaan mental dan spiritual peserta didik. Inilah bentuk pelayanan keagamaan yang nyata dan dirasakan manfaatnya,” ucap kakankemenag.

Kepala MTsN 2 Kota Padang, H. Ramli menyampaikan rasa bangga dan apresiasi karena madrasah yang dipimpinnya dapat berpartisipasi dalam kegiatan Pesantren Ramadhan tingkat Kota Padang tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi kesempatan ini. Bagi kami, keikutsertaan dalam pesantren tingkat kota menjadi pengalaman berharga bagi siswa untuk belajar bersama, memperluas wawasan keagamaan, serta memperkuat karakter islami mereka. Ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan di madrasah,” tutur Ramli.

Ia juga berharap nilai-nilai yang diperoleh siswa selama mengikuti kegiatan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di rumah.

Senada dengan itu,  Aida Russalam guru pendamping mengungkapkan bahwa pengalaman mengikuti pesantren ramadhan memberikan dampak yang sangat berarti bagi para peserta.

“Kami melihat perubahan yang positif pada siswa. Pengalaman mengikuti pesantren ini sangat bermakna, terutama dalam meningkatkan disiplin beribadah dan memahami makna Ramadhan secara lebih mendalam. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi langsung mempraktikkan nilai-nilai ibadah dan kebersamaan,” ujarnya.

Sepuluh siswa yang ikut tersebut adalah 1. Ketharine  Nafeeza Noya (VIII.3), 2. Asyifa Kamila (VIII.2), 3. Zylfana Twomeisyah Putri (VIII.2), 4. Teguh Abimana (VIII.2), 5. Nathania Arisa (VIII.3), 6. Andika Saputra (VIII.4), 7. Anggiva Gusrahman (VIII.3), 8. Altaaf irdian Faeyza (VIII.2), 9. Evan Fredo (VIII.1), dan 10. M. Habib Algafur (VIII.1). Siswa ini didampingi oleh 2 orang guru Aida Russalam (B. Arab) dan Indra (Akidah Aklak).

Dengan semangat Ramadhan yang menggelora, diharapkan Pesantren Ramadhan Khusus ini mampu menjadi sarana pembinaan generasi muda Kota Padang yang religius, berkarakter, dan berkontribusi positif bagi masyarakat. (DI)