Murid MTsN 2 Kota Padang Tampil Memukau di Pentas Seni Budaya Dinas Pariwisata Kota Padang
MTsN 2 Kota Padang, Humas — Murid MTsN 2 Kota Padang kembali menunjukkan bakat dan kreativitasnya dalam bidang seni dan budaya. Kali ini, empat murid berbakat MTsN 2 Kota Padang tampil memukau dalam kegiatan Pentas Seni Budaya Dinas Pariwisata Kota Padang yang digelar di kawasan Kota Tua Padang, Sabtu (5/9/2026) pukul 20.00 WIB.
Pentas Seni Budaya tersebut menghadirkan panggung seni dan hiburan rakyat dengan beragam penampilan, seperti randai, tari tradisional dan kreasi, solo song, serta berbagai pertunjukan seni lainnya. Kegiatan ini melibatkan para pelajar SMP dan MTs se-Kota Padang yang memiliki bakat dan minat di bidang seni budaya.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yenni Yuliza, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat, tamu undangan, serta masyarakat yang antusias menyaksikan berbagai pertunjukan seni yang ditampilkan para pelajar.
Dalam kesempatan tersebut, MTsN 2 Kota Padang mendapat kesempatan untuk menampilkan dua pertunjukan. Penampilan pertama dibawakan oleh M. Habibie (Kls 7.2) melalui solo song lagu Minang berjudul “Bagaluik jo parasaian.” Dengan suara yang merdu dan penuh penghayatan, Habibie mampu membawakan lagu tersebut dengan percaya diri sehingga mendapatkan applause dari penonton.
Tidak hanya solo song, penampilan kedua dari murid MTsN 2 Kota Padang membawakan tari Minang modern (dance contemporer) oleh trio dancer M. Haris (Kls 9.3), Aprilia Usni (Kls 9.4), dan Keyla Dwi Anggraeni (Kls 9.7). Ketiganya tampil kompak memadukan gerak tari, permainan payung dan kipas, serta unsur koreografi kontemporer yang membuat pertunjukan semakin menarik.
Kepala MTsN 2 Kota Padang, H. Ramli mengapresiasi kesempatan yang diberikan kepada para murid untuk tampil dalam kegiatan seni budaya tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini merupakan wadah yang sangat baik bagi murid untuk mengembangkan potensi, kreativitas, kepercayaan diri, sekaligus mengenal dan mencintai budaya daerah.
“Kami sangat bangga melihat murid-murid MTsN 2 Kota Padang mampu tampil percaya diri dan memberikan penampilan terbaik di hadapan masyarakat. Ini membuktikan bahwa murid madrasah tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki potensi besar di bidang seni dan budaya,” ujar Ramli.
Ia menambahkan bahwa keikutsertaan murid dalam kegiatan seni budaya juga sejalan dengan upaya madrasah memberikan ruang bagi murid untuk mengembangkan bakat dan karakter positif.
“Kami berharap pengalaman tampil di ruang publik seperti ini dapat membentuk keberanian, kedisiplinan, kerja sama, dan rasa cinta terhadap budaya Minangkabau. Terima kasih kepada guru pembimbing yang telah mendampingi dan mempersiapkan murid sehingga mampu tampil maksimal,” imbuhnya.
Sementara itu, Erwan Hidayat guru pembimbing mengungkapkan rasa bangga atas kerja keras dan semangat para murid selama proses persiapan hingga pelaksanaan penampilan.
“Anak-anak telah berlatih dengan sungguh-sungguh. Tantangannya bukan hanya mempersiapkan materi penampilan, tetapi juga membangun rasa percaya diri agar mereka mampu tampil maksimal di hadapan penonton. Alhamdulillah, mereka dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ungkap Erwan.
Menurutnya, penampilan Habibie dalam membawakan lagu Minang serta penampilan Haris, April, dan Kayla dalam tari minang modern menjadi pengalaman berharga bagi para murid.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya mampu tampil, tetapi juga memahami bahwa seni merupakan bagian dari identitas dan kekayaan budaya kita. Semoga pengalaman ini menjadi motivasi bagi murid lainnya untuk berani mengembangkan bakat dan prestasi mereka,” tuturnya.
Kegiatan Pentas Seni Budaya di kawasan Kota Tua Padang tersebut berlangsung semarak. Kehadiran para pelajar dengan beragam kreativitas seni memberikan warna tersendiri sekaligus menjadi ruang apresiasi bagi generasi muda untuk menampilkan potensi mereka.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan tersebut, MTsN 2 Kota Padang terus berkomitmen memberikan ruang kepada murid untuk berkembang secara utuh, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik, serta ikut berperan dalam menjaga, mengenalkan, dan melestarikan seni budaya Minangkabau kepada masyarakat luas. (Humas)

