Kepala MTsN 2 Kota Padang Presentasikan Kinerja Madrasah di Hadapan Tim Penilai PKKM 4 Tahunan

MTsN 2 Kota Padang, Humas — Kepala MTsN 2 Kota Padang, H. Ramli, S.Ag, M. Pd presentasikan kinerja dan capaian pengelolaan madrasah di hadapan Tim Penilai Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) 4 Tahunan yang berlangsung di ruang multi media MTsN 6 Kota Padang,  Rabu (16/09/2026).

Tim penilai PKKM 4 Tahunan diketuai oleh Kasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Dr. H. Jhon of Riezal One, M. Ag dan beranggotakan Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) kantor Kementerian Agama Kota Padang, Dian Khairaty, Pengawas Madrasah M. Nur dan Ramadanis, Komite Madrasah, Rajabman dan Alwis, serta unsur guru dan tenaga kependidikan yang ditunjuk madrasah tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, Kamad Ramli menyampaikan presentasi kinerja madrasah melalui slides/powerpoint. Pemaparan menjadi bagian penting dalam memberikan gambaran menyeluruh mengenai pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kepala madrasah selama periode penilaian.

Beberapa aspek yang dipaparkan meliputi profil madrasah, usaha pengembangan madrasah, pelaksanaan tugas manajerial, pengembangan kewirausahaan, supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan, serta hasil kinerja kepala madrasah.

Dalam paparannya, H. Ramli menjelaskan berbagai program dan upaya yang telah dilakukan dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan, penguatan tata kelola madrasah, pengembangan potensi murid, peningkatan kompetensi GTK, penciptaan lingkungan madrasah yang mendukung proses pembelajaran serta prestasi akademik maupun non akademik yang telah diraih oleh murid dan juga guru/ tenaga kependidikan.

“Presentasi ini merupakan kesempatan bagi kami untuk menyampaikan berbagai program, proses, dan capaian yang telah dilaksanakan madrasah secara terukur. Tentu masih terdapat hal-hal yang perlu diperbaiki dan dikembangkan. Karena itu, masukan dari Tim Penilai sangat kami harapkan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja madrasah ke depan,” ujar Ramli.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan PKKM bukan sekadar pemenuhan administrasi, tetapi menjadi momentum evaluasi terhadap pelaksanaan kepemimpinan dan pengelolaan madrasah.

“Melalui PKKM ini, kami ingin memastikan bahwa setiap program yang dilaksanakan benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan mutu pendidikan dan pelayanan kepada murid. Kami berkomitmen menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan oleh tim penilai,” tambahnya.

Usai pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Tim penilai mengajukan sejumlah pertanyaan berkaitan dengan program, kebijakan, pelaksanaan kegiatan, capaian, serta bukti pendukung yang disampaikan dalam presentasi.

Sesi tanya jawab berlangsung interaktif. Kamad memberikan penjelasan terhadap berbagai pertanyaan yang diajukan tim berdasarkan data, dokumen, serta pelaksanaan program yang telah dilakukan di madrasah.

Jhon mengapresiasi pemaparan yang disampaikan Kepala MTsN 2 Kota Padang. Menurutnya, presentasi yang dilakukan Kamad telah memberikan gambaran mengenai berbagai program dan upaya pengembangan madrasah yang dilaksanakan selama periode penilaian.

“Kami mengapresiasi pemaparan yang telah disampaikan oleh Kepala Madrasah. Materi yang disajikan cukup memberikan gambaran tentang profil, pengelolaan, pengembangan, supervisi, kewirausahaan, serta capaian kinerja madrasah,” ungkap Jhon.

Ia berharap hasil evaluasi melalui PKKM dapat menjadi pijakan bagi madrasah untuk terus melakukan perbaikan dan pengembangan secara berkelanjutan.

“Ke depan, kami berharap berbagai program yang sudah berjalan dapat terus ditingkatkan, terutama dari sisi inovasi, keberlanjutan program, dokumentasi, dan dampaknya terhadap peningkatan mutu madrasah. Setiap potensi yang dimiliki madrasah perlu dikembangkan agar memberikan manfaat yang lebih besar bagi murid, guru, tenaga kependidikan, dan masyarakat,” pesannya.

Lebih lanjut, Ketua Tim juga mendorong agar hasil PKKM tidak berhenti pada penilaian, tetapi ditindaklanjuti melalui program perbaikan yang konkret.

“Harapan kami, rekomendasi dari hasil penilaian nantinya dapat menjadi bahan refleksi dan ditindaklanjuti bersama. Dengan demikian, PKKM benar-benar menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan kepala madrasah dan mutu penyelenggaraan pendidikan,” pungkasnya.