Muhadharah MTsN 2 Kota Padang, Ajak Warga Madrasah Laksanakan Ajaran Islam Secara Kaffah
MTsN 2 Kota Padang, Humas – MTsN 2 Kota Padang kembali melaksanakan kegiatan muhadharah perdana setelah sempat vacuum (kosong) selama beberapa bulan akibat renovasi gedung madrasah. Kini kembali digelar dilapangan madrasah oleh pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah sebagai pelaksananya bekerjasama dengan bagian kesiswaan, Jumat (10/04/26).
Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh antusias dengan seluruh rangkaian acara dipandu oleh pengurus OSIM, mulai dari pembawa acara, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pidato 3 bahasa (Arab, Inggris, dan Indonesia), Tahfiz Quran, penyampaian materi oleh guru, Nasyid hingga doa penutup.
Kegiatan muhadharah juga diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ust. Budi Putra, S. Pd. I dengan topik pentingnya menjalankan ajaran Islam secara kaffah atau menyeluruh dalam setiap aspek kehidupan.
Dalam ceramahnya, Budi mengajak seluruh warga madrasah untuk tidak hanya memahami ajaran Islam secara teori, tetapi juga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Islam bukan hanya diamalkan ketika berada di masjid atau saat pelajaran agama berlangsung, tetapi harus menjadi pedoman dalam setiap tindakan, perkataan, dan keputusan kita sehari-hari. Itulah makna menjalankan Islam secara kaffah,” ujar Budi.
Lebih lanjut Budi menekankan bahwa pelajar madrasah harus menjadi teladan dalam akhlak, disiplin, dan ibadah sebagai bentuk implementasi nilai-nilai Islam yang utuh.
“Menjadi siswa madrasah berarti siap membawa identitas sebagai generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia. Jangan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam karakter dan spiritualitas,” tegas Budi.
Senada dengan hal itu, wakil kepala bidang kesiswaan Deni Satria memberikan apresiasi terhadap pengurus OSIM yang telah menjalankan tugas dengan baik selama kegiatan berlangsung.
“Keterlibatan pengurus OSIS dalam muhadharah ini sangat positif karena melatih jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, serta kemampuan organisasi siswa. Semoga ini menjadi pengalaman berharga bagi mereka.
Selain sebagai sarana pembinaan keagamaan, kegiatan muhadharah juga menjadi wadah bagi murid untuk melatih keberanian, keterampilan berbicara di depan umum, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab melalui keterlibatan aktif pengurus OSIM dalam penyelenggaraan acara.” pungkas Deni. (DI)

