Pengawas Madrasah Paparkan PKKM 4 Tahunan pada Lokakarya MTsN 2 Kota Padang, Dorong Peningkatan Kinerja Kepala Madrasah

MTsN 2 Kota Padang, Humas — Pengawas (manajerial) madrasah, H. M. Nur, M. Pd  memaparkan materi Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) 4 Tahunan pada hari kedua kegiatan Lokakarya Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MTsN 2 Kota Padang yang berlangsung diruang pertemuan madrasah tersebut, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memberikan penguatan kepada kepala madrasah dan GTK terkait mekanisme, instrumen, serta pemenuhan bukti kinerja dalam pelaksanaan PKKM.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala madrasah, kaur TU, wakil kepala madrasah, majelis guru dan tenaga kependidikan MTsN 2 Kota Padang.

Dalam pemaparannya, M. Nur menjelaskan bahwa PKKM merupakan proses penilaian secara sistematis terhadap kinerja kepala madrasah dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pemimpin satuan pendidikan. Penilaian dilakukan untuk melihat tingkat keberhasilan kepala madrasah dalam mengelola dan mengembangkan madrasah sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku.

“PKKM 4 Tahunan merupakan penilaian kinerja kepala madrasah yang dilaksanakan secara komprehensif dalam periode empat tahunan. Penilaian ini tidak hanya melihat hasil kerja kepala madrasah, tetapi juga proses kepemimpinan, pengelolaan madrasah, serta keberlanjutan program dan peningkatan mutu yang telah dilakukan,” jelas M. Nur.

Menurutnya, PKKM bukan semata-mata kegiatan administratif atau sekadar pemenuhan dokumen, tetapi merupakan instrumen evaluasi dan pembinaan untuk memastikan kepala madrasah menjalankan tugas kepemimpinannya secara efektif, profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.

“Tujuan PKKM adalah memperoleh gambaran objektif tentang kinerja kepala madrasah, memberikan umpan balik untuk perbaikan dan pengembangan profesional, serta mendorong peningkatan mutu tata kelola dan layanan pendidikan di madrasah. Karena itu, kepala madrasah perlu memahami bahwa setiap program yang dilaksanakan harus memiliki perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut yang jelas,” imbuhnya.

Lebih lanjut, M. Nur memaparkan bahwa ruang lingkup penilaian mencakup berbagai aspek pelaksanaan tugas kepala madrasah, mulai dari usaha pengembangan madrasah, pelaksanaan tugas manjerial, pengembangan kewirausahaan, supervisi guru dan tenaga kependidikan, dan hasil kinerja kepala madrasah dalam upaya peningkatan mutu dan pencapaian tujuan pendidikan.

Dalam pelaksanaannya, PKKM didukung dengan instrumen penilaian yang menjadi pedoman bagi tim penilai. Instrumen tersebut digunakan untuk mengukur berbagai indikator kinerja kepala madrasah sekaligus memastikan penilaian dilakukan secara objektif dan terukur.

“Instrumen PKKM harus dipahami dengan baik. Setiap indikator memiliki eviden atau bukti pendukung yang menunjukkan bahwa program dan kegiatan benar-benar dilaksanakan. Oleh sebab itu, dokumentasi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut menjadi bagian penting yang perlu disiapkan secara tertib,” ungkapnya.

Nur juga mengingatkan agar seluruh warga madrasah membangun budaya kerja yang berbasis data dan bukti. Setiap kegiatan yang dilakukan hendaknya terdokumentasi dengan baik sehingga dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus eviden dalam penilaian kinerja.

Ia menekankan bahwa keberhasilan PKKM tidak hanya menjadi tanggung jawab kepala madrasah, tetapi membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh GTK. Waka, guru, tenaga kependidikan, serta seluruh tim kerja madrasah memiliki peran dalam mendukung ketercapaian program dan target yang telah ditetapkan.

“PKKM pada hakikatnya merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu madrasah. Karena itu, jangan memandang PKKM sebagai beban, tetapi jadikan sebagai cermin untuk melihat apa yang sudah baik, apa yang masih perlu diperbaiki, dan apa yang harus dikembangkan ke depan,” pesannya.

Sementara itu, Kepala MTsN 2 Kota Padang H. Ramli menyambut baik materi PKKM 4 Tahunan yang disampaikan Pengawas Madrasah dalam rangkaian Lokakarya GTK tersebut. Menurutnya, materi tersebut sangat relevan dalam memperkuat pemahaman kepala madrasah dan seluruh GTK mengenai pentingnya pengelolaan madrasah yang terencana, terukur, terdokumentasi, dan berkelanjutan.

“Materi PKKM 4 Tahunan ini sangat penting bagi kami karena memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang tugas dan tanggung jawab kepala madrasah. Kami mendapatkan penguatan mengenai apa yang harus dipersiapkan, bagaimana mengelola program, serta bagaimana memastikan setiap kegiatan memiliki eviden yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkap Ramli.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana interaktif. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk memahami lebih jauh tentang aspek-aspek penilaian, instrumen PKKM, eviden yang diperlukan, serta hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mempersiapkan pelaksanaan PKKM 4 Tahunan.

Melalui kegiatan ini, MTsN 2 Kota Padang berharap seluruh GTK memiliki pemahaman yang semakin baik mengenai pentingnya penilaian kinerja sebagai bagian dari budaya mutu madrasah.

PPKM 4 Tahunan MTsN 2 Kota Padang insyaallah akan dilaksanakan pada bulan September  2026 ini.