Sri Yuliarni, Guru MTsN 2 Kota Padang Ikuti Diklat dan Sertifikasi Pengawas Koperasi
MTsN 2 Kota Padang, Humas — Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik serta tenaga kependidikan, guru MTsN 2 Kota Padang Sri Yuliarni mengikuti kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) sekaligus Sertifikasi bagi Pengawas Koperasi yang mengacu pada standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP RI).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Pemko Padang dan diikuti oleh pengawas koperasi madrasah/sekolah, dan lembaga pemerintah/swasta lainnya se-Kota Padang.
Pelaksanaan diklat berlangsung secara bertahap, dimulai dengan pelatihan online melalui Zoom Meeting selama 3 hari (13-15 April 2026). Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pra asesmen secara offline pada 16 April 2026, serta uji kompetensi secara offline yang dilaksanakan pada tanggal 17 hingga 18 April 2026. Selama kegiatan offline (tiga hari) bertempat di Hotel Padang. Jln. Sawahan Kota Padang.
Kepala MTsN 2 Kota Padang, H. Ramli menyampaikan dukungan penuh terhadap keikutsertaan guru dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, peningkatan kompetensi melalui sertifikasi merupakan langkah strategis dalam mendukung pengelolaan koperasi madrasah yang lebih profesional.
“Kami sangat mendukung guru yang terus berupaya meningkatkan kompetensinya. Sertifikasi ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga memberikan pengakuan resmi atas keahlian yang dimiliki. Hal ini tentu akan berdampak positif terhadap pengelolaan koperasi di madrasah,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU) MTsN 2 Kota Padang Novia Amadona juga memberikan apresiasi atas partisipasi guru dalam kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa kompetensi di bidang pengawasan koperasi sangat penting untuk memastikan tata kelola yang transparan dan akuntabel.
“Pengelolaan koperasi yang baik membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten. Dengan mengikuti diklat dan sertifikasi ini, diharapkan guru memiliki pemahaman yang lebih mendalam dalam melakukan pengawasan koperasi secara profesional,” ungkap Dona (nama akrabnya).
Sementara itu, Sri yang sehari-hari guru IPA mengaku memperoleh banyak ilmu dan pengalaman baru selama kegiatan berlangsung. Ia menyebut bahwa materi yang diberikan sangat relevan dengan praktik pengelolaan koperasi di lapangan.
“Melalui diklat ini, kami mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran dan fungsi pengawas koperasi. Mulai dari aspek administrasi, keuangan, hingga pengawasan kinerja koperasi. Semoga ilmu yang diperoleh dapat kami terapkan di lingkungan madrasah,” tutur Sri yang merupakan anggota badan pengawas koperasi MTsN 2 Kota Padang..
Dengan keikutsertaan dalam diklat dan sertifikasi ini, MTsN 2 Kota Padang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mendukung pengelolaan koperasi yang profesional, transparan, dan berkelanjutan di lingkungan madrasah. (DI)

