Pendamping Satuan Pendidikan MTsN 2 Kota Padang Berikan Pembinaan Kepada Dua Guru Informatika
MTsN 2 Kota Padang, Humas — Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi informasi serta mendukung transformasi digital di madrasah, pendamping satuan pendidikan/pengawas manajerial MTsN 2 Kota padang Ramadanis melakukan pembinaan kepada dua guru Informatika yang berlangsung di ruang Laboratorium Komputer madrasah tersebut, Kamis (04/06//2026).
Dalam suasana yang penuh keakraban dan diskusi konstruktif, Ramadanis bersama kedua guru Informatika M. Imam Al Qamar, S. Pd dan Dicky Al Wendi, S. Kom membahas berbagai program pembelajaran yang telah dan akan dilaksanakan. Selain itu, pembahasan juga mencakup strategi penyebaran informasi melalui media sosial madrasah serta langkah-langkah pengembangan program menuju madrasah digital.
Ramadanis menegaskan bahwa guru Informatika memiliki peran strategis dalam mendukung kemajuan madrasah di era digital. Tidak hanya bertanggung jawab dalam proses pembelajaran di kelas, guru Informatika juga menjadi motor penggerak pemanfaatan teknologi untuk mendukung layanan pendidikan dan publikasi kegiatan madrasah.
“Perkembangan teknologi saat ini menuntut madrasah untuk terus beradaptasi. Guru Informatika memiliki posisi yang sangat penting dalam mendorong transformasi digital, baik dalam pembelajaran maupun dalam pengelolaan informasi madrasah. Oleh karena itu, program-program yang disusun harus mampu menjawab kebutuhan murid sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan,” ujar Ramadanis yang merupakan pengawas/Pembina MGMP Informatika MTs se-Kota Padang.
Menurutnya, pemanfaatan media sosial secara positif dan profesional dapat menjadi sarana efektif untuk menyampaikan berbagai informasi serta prestasi madrasah kepada masyarakat.
“Media sosial bukan hanya tempat berbagi informasi, tetapi juga menjadi wajah dan citra madrasah di ruang publik. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara kreatif, edukatif, dan bertanggung jawab. Saya melihat MTsN 2 Kota Padang memiliki potensi besar untuk terus mengembangkan publikasi digital yang berkualitas,” tambahnya.
Ramadanis juga mendorong pengembangan program menuju madrasah digital melalui pemanfaatan aplikasi pembelajaran, pengelolaan data berbasis teknologi, serta peningkatan literasi digital bagi guru dan murid.
Guru Informatika M. Imam Al Qamar menyambut baik pembinaan yang diberikan dan mengaku memperoleh banyak masukan untuk pengembangan program kerja ke depan.
“Pembinaan ini memberikan wawasan baru bagi kami, khususnya dalam menyusun program pembelajaran yang lebih inovatif dan memanfaatkan teknologi secara optimal. Arahan yang diberikan juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas layanan pembelajaran Informatika di madrasah,” ujar Imam
Hal senada disampaikan Dicky Al Wendi bahwa diskusi yang berlangsung membuka peluang untuk mengembangkan berbagai program digital yang lebih terintegrasi.
“Kami mendapatkan banyak ide dan masukan terkait pengelolaan media sosial, publikasi kegiatan madrasah, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mendukung terwujudnya madrasah digital. Semoga program-program yang direncanakan dapat direalisasikan secara bertahap dan memberikan manfaat yang luas bagi warga madrasah,” tutur Dicky.
Kegiatan pembinaan berlangsung dengan penuh semangat dan diharapkan melalui kolaborasi yang baik antara pengawas, guru, dan seluruh warga madrasah, MTsN 2 Kota Padang dapat semakin maju dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan Asta protas Kementerian Agama ke-5 yakni peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan. (Humas)

