Kaur TU MTsN 2 Kota Padang Sosialisasikan Area Perubahan dan Kisi-Kisi Eviden PMPZI kepada Tim Kerja ZI Madrasah

MTsN 2 Kota Padang, Humas – Dalam upaya memperkuat pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan melayani (WBBK), Kepala Urusan Tata Usaha (TU) MTsN 2 Kota Padangn Novia Amadona, S.P mensosialisasikan Area Perubahan dan Kisi-Kisi Eviden Pemantauan dan Monitoring Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) kepada Tim Kerja ZI Madrasah, bertempat di ruang labor komputer madrasah tersebut, Sabtu (20/06/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang sama kepada seluruh tim terkait perubahan instrumen PMPZI yang mengacu pada Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 90 Tahun 2021 tentang Pembangunan dan Evaluasi Zona Integritas menuju WBK/WBBM sebagaimana telah diperbarui melalui Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 5 Tahun 2024.

Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa instrumen PMPZI kini terdiri atas enam area perubahan, yaitu Area I: Manajemen Perubahan, Area II: Penataan Tata Laksana, Area III: Penataan Sistem Manajemen SDM, Area IV: Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Area V: Penguatan Pengawasan, dan Area VI: Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

Novia Amadona menyampaikan bahwa pemahaman terhadap setiap area perubahan beserta eviden pendukungnya sangat penting agar seluruh program dan kegiatan madrasah dapat terdokumentasi secara sistematis dan memenuhi standar penilaian PMPZI.

"Pembangunan Zona Integritas bukan sekadar memenuhi administrasi penilaian, tetapi merupakan upaya nyata untuk membangun budaya kerja yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pelayanan. Melalui sosialisasi ini, kami ingin seluruh tim memahami peran masing-masing dalam menyiapkan eviden yang sesuai dengan indikator pada setiap area perubahan," ujar Dona (nama panggilan).

Dona menambahkan bahwa setiap area memiliki indikator dan eviden yang harus dipenuhi secara berkelanjutan sehingga diperlukan kolaborasi seluruh unsur madrasah, mulai dari pimpinan, guru, tenaga kependidikan, hingga murid.

Sementara itu, Kepala MTsN 2 Kota Padang H. Ramli memberikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat komitmen pembangunan Zona Integritas di lingkungan madrasah.

"Perubahan regulasi menuntut kita untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kualitas tata kelola madrasah. Oleh karena itu, seluruh tim harus memahami arah kebijakan terbaru PMPZI agar program yang dilaksanakan benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kepuasan masyarakat," tutur ramli.

Lebih lanjut, Ramli menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas sejalan dengan pelaksanaan Asta Protas Kementerian Agama Republik Indonesia, khususnya dalam penguatan tata kelola pemerintahan yang baik, penguatan integritas ASN, transformasi digital layanan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan moderasi beragama melalui budaya kerja yang profesional dan berintegritas.

"Kami berharap seluruh tim dapat bekerja secara sinergis untuk mewujudkan MTsN 2 Kota Padang sebagai madrasah yang unggul, berintegritas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Keberhasilan pembangunan Zona Integritas merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga madrasah," tegasnya.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan telaah kisi-kisi eviden PMPZI pada masing-masing area perubahan. (Humas)