Jaga K3, Guru dan Tenaga Kependidikan MTsN 2 Kota Padang Lakukan Goro Sabtu Bersih
MTsN 2 Kota Padang, Humas – Dalam upaya menciptakan lingkungan madrasah yang bersih, sehat, nyaman, dan asri, guru-guru (yang tidak mengajar) dan tenaga kependidikan (GTK) MTsN 2 Kota Padang melaksanakan kegiatan Gotong Royong (Goro) Sabtu Bersih di lingkungan madrasah, Sabtu (01/8/2026).
Kegiatan ini merupakan wujud dari implementasi visi madrasah memperkuat budaya kebersihan sekaligus menjaga standar K3 (Kebersihan, Keindahan, dan Kerapian) di lingkungan madrasah.
Sejak pagi, para guru dan tenaga kependidikan termasuk guru muda (Mhs praktik lapangan dan kependidikan) dari UNP dan STAI-PIQ Sumbar dengan berpakaian olahraga tampak antusias membersihkan halaman depan, ruang kerja, lapangan madrasah, taman, saluran air, tpilet, serta menata berbagai fasilitas agar tetap bersih dan tertata.
Kepala MTsN 2 Kota Padang, H. Ramli mengatakan bahwa budaya gotong royong harus terus dipelihara sebagai bagian dari pembentukan karakter warga madrasah. Menurutnya, lingkungan yang bersih dan rapi akan memberikan kenyamanan bagi seluruh warga madrasah sekaligus mendukung proses pembelajaran yang berkualitas.
"Kegiatan Sabtu Bersih ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab. Madrasah yang bersih akan menciptakan suasana belajar yang sehat, nyaman, serta mencerminkan budaya mutu yang terus kita bangun bersama," ujar Ramli.
Ia menambahkan, kebersihan merupakan tanggung jawab seluruh warga madrasah, bukan hanya petugas kebersihan. Oleh karena itu, partisipasi aktif guru dan tenaga kependidikan menjadi teladan yang baik bagi murid-murid dalam membiasakan hidup bersih dan menjaga fasilitas madrasah.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Hubungan Masyarakat (Humas), Doni Isra menyampaikan bahwa kegiatan Goro Sabtu Bersih juga menjadi momentum memperkuat kekompakan dan budaya kerja sama antarsesama guru dan tenaga kependidikan.
"Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Semangat gotong royong menjadi identitas madrasah sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan di antara seluruh warga madrasah," ungkap Doni.
Doni Isra menambahkan bahwa kegiatan gotong royong guru dan tenaga kependidikan tidak melibatkan murid-murid agar proses pembelajaran didalam kelas tetap berlangsung seperti biasa.
Melalui kegiatan ini, MTsN 2 Kota Padang menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kerja yang disiplin, peduli lingkungan, serta mendukung terwujudnya madrasah yang unggul, berkarakter, dan berwawasan lingkungan.(Humas)

