Kakankemenag Lepas dan Antarkan Jenazah Meda Wahyuni, Tenaga Kependidikan MTsN 2 Kota Padang , ke Peristirahatan Terakhir

MTsN 2 Kota Padang, Humas — Suasana duka menyelimuti keluarga besar MTsN 2 Kota Padang atas berpulangnya kerahmatullah seorang tenaga kependidikan/ pengelola pelayanan operasional yakni Meda Wahyuni, S. Pd pada Senin, 26 Oktober 2026.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir dan kepedulian terhadap keluarga besar madrasah, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Padang, Dr. H. yasri, MA turut melepas jenazah Meda dirumah duka di Tabing runtuh Kel. Korong Gadang Kec. Kuranji Kota  Padang dan mengantarkan jenazah almarhumah ke tempat peristirahatan terakhir  dipandam pekuburan keluarga.

Hadir dalam kesempatan itu Kasi PAI kantor Kemenag kota Padang, Kepala KUA Kuranji beserta jajaran, Kepala MTsN 2 Kota Padang beserta ketua komite, majelis guru, tenaga kependidikan, murid-murid, keluarga almh, sanak keluarga, teman, tetangga, dan para pelayat lainnya.

Meda Wahyuni mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Semen Padang pada Senin (26/10) pukul 18.30 WIB, setelah menjalani perawatan di ruang High Care Unit (HCU) selama satu hari. Almarhumah tutup usia pada umur 48 tahun, dengan masa pengabdian selama 20 tahun di madrasah.

Kepergian almarhumah meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, rekan kerja, serta seluruh keluarga besar MTsN 2 Kota Padang. Selama dua dekade pengabdiannya, Meda telah menjadi bagian dari perjalanan madrasah dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat.

Sebelum bertugas sebagai pengelola pelayanan operasional unit perpustakaan lebih kurang selama 3 tahun, almarhumah merupakan guru mata pelajaran Bahasa Inggris. Namun, karena penyakit yang dideritanya, almarhumah kemudian dialihkan tugas ke unit perpustakaan agar tetap dapat menjalankan pengabdian sesuai dengan kondisi kesehatannya.

Dalam prosesi pelepasan jenazah, Yasril menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian almarhumah. Kehadirannya menjadi bentuk perhatian dan penghormatan kepada pegawai ASN yang telah mengabdikan sebagian besar perjalanan hidupnya untuk dunia pendidikan, khususnya di lingkungan madrasah.

“Kepergian almarhumah merupakan duka bagi kita semua, khususnya keluarga besar MTsN 2 Kota Padang. Atas nama keluarga besar Kementerian Agama Kota Padang, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf almarhumah, menerima seluruh amal ibadah dan pengabdiannya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Yasril.

Ia juga menyampaikan doa agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi keikhlasan dan ketabahan. Kita semua pada akhirnya akan kembali kepada Allah SWT. Apa yang telah almarhumah lakukan selama hidupnya, termasuk pengabdian kepada madrasah, semoga menjadi amal kebaikan yang bernilai ibadah di sisi Allah SWT,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala MTsN 2 Kota Padang, H. Ramli menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas berpulangnya salah seorang anggota keluarga besar madrasah tersebut. Menurutnya, almarhumah bukan sekadar pegawai, melainkan bagian dari perjalanan dan perjuangan MTsN 2 Kota Padang dalam melaksanakan tugas pendidikan.

“Kami keluarga besar MTsN 2 Kota Padang merasa sangat kehilangan. Almarhumah Meda Wahyuni telah mengabdikan dirinya selama 20 tahun. Waktu yang panjang itu menjadi bukti bahwa beliau telah menjadi bagian penting dari keluarga besar madrasah ini. Kami mengenang pengabdian dan kebersamaan beliau selama bertugas, baik ketika menjadi guru Bahasa Inggris maupun saat menjalankan tugas di unit perpustakaan,” ucap Ramli.

Ia menambahkan bahwa kepergian almarhumah menjadi pengingat bagi seluruh warga madrasah tentang pentingnya menghargai kebersamaan, menjaga silaturahmi, dan saling memberikan dukungan, terutama kepada rekan kerja yang sedang menghadapi ujian kesehatan.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar MTsN 2 Kota Padang, kami menyampaikan permohonan maaf apabila selama berinteraksi dan bekerja bersama almarhumah terdapat kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Kami juga mendoakan semoga seluruh amal ibadah dan kebaikan beliau diterima Allah SWT, segala dosanya diampuni, serta keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan dan ketabahan,” tuturnya.

Usai pelepasan jenazah dari rumah duka, selanjutnya dibawa ke Masjid Raya Baitul Ikhsan untuk disolatkan sebelum diantarkan tempat peristirahatannya yang terakhir.

Kepergian Meda Wahyuni memang meninggalkan duka, tetapi pengabdian selama 20 tahun akan tetap menjadi bagian dari kenangan keluarga besar MTsN 2 Kota Padang. Semoga segala kebaikan yang telah ditorehkan menjadi amal jariyah, dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Selamat jalan, Ibu Meda Wahyuni. Terima kasih atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan. Semoga husnul khatimah. Al-Fatihah.